Yang Kucintai

Yang Kucintai

yang kucintai

Oleh: A.M Gameli

[Note : Cerpen ini telah dipublikasikan sebelumnya, pada perlombaan Bulan Bahasa SMAN 10 Bandung Tahun 2016]

P R O K L A M A S I

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta.

 

Peristiwa itu sudah berlalu satu tahun yang lalu, peristiwa dimana Negara ini memproklamasikan kemerdekaan mereka. Sejak hari itu, mereka bebas dari penjajah. Berdiri di atas kaki mereka sendiri, dengan nama yang sangat indah, Indonesia.

Dan hari ini, adalah tepat satu tahun peringatan kemerdekaan Indonesia. Baca lebih lanjut

Iklan

Gradien Konsentrasi

Gradien Konsentrasi

 

gradien konsentrasi

Oleh : A.M Gameli

[Note : Cerpen ini telah dipublikasi sebelumnya, pada perlombaan Bulan Bahasa SMAN 10 Bandung Tahun 2017]

Aku sedang dalam perjalanan pulang ketika benakku melayang pada pembahasan mendalam tentang mimpi. Hari itu cuaca terik sekali, matahari memancarkan sinar yang berlebihan padahal seharusnya bulan itu sudah masuk musim penghujan, tidak ada yang protes, setidaknya panas tidak akan memaksamu memakai payung atau sesuatu untuk melindungi tubuhmu ketika hendak pergi keluar. Walau sebenarnya aku pribadi lebih menyukai hujan, dalam beberapa hal yang menyangkut emosional.

Sebenarnya cukup berbahaya jika melamun ketika berjalan, tapi itu adalah hal yang tidak bisa aku hindari ketika sedang sendirian, ditambah lagi di usiaku saat ini, rasanya hal-hal sepele pun bisa berubah menjadi sebuah kekhawatiran, apalagi dengan hal-hal besar di masa depan.

Bicara tentang mimpi, aku fikir mimpi itu menakjubkan. Karena ketika kita bermimpi, kita benar-benar terbebas dari semua ikatan, dari alasan-alasan di kehidupan nyata yang mematahkan sebuah pengharapan. Mimpi itu bebas, tidak terkekang dan tidak di tuntut untuk menjadi sempurna, ajaibnya, walaupun kita bisa bermimpi menjadi sesuatu yang paling menakjubkan, terkadang mimpi terbesar orang-orang begitu ringan, sederhana tapi membawa banyak kebahagiaan.

Tapi tentu, tidak semua mimpi membawa kebahagiaan. Baca lebih lanjut

(fri)end

tumblr_ol4vf86Zf31u90o3vo1_540

 

Aku punya seorang teman, yang selalu aku rindukan. Tidak, dia tidak menghilang. Dia hanya pergi, ya, pergi meninggalkanku. Atau mungkin, aku yang memintanya pergi?

Tapi aku rasa tidak, mana bisa seseorang sepertiku,  yang terlalu banyak bergantung padanya, yang menjadikan dia satu-satunya yang tahu segala rahasiaku, yang aku jadikan panutanku, mana bisa begitu saja melepaskan orang yang menurutku sangat berharga?

Ya, tapi aku melakukannya.  Baca lebih lanjut